Kamis, 23 Sep 2021
  • SMK Negeri 3 Pekanbaru, sedang mempersiapkan sekolah tatap muka terbatas, dengan standar protokol kesehatan yang ketat

Bimtek Pencegahan Perundungan dan Tindak Kekerasan

Berdasarkan laporan Global Education Digest 2011 UNESCO, kekerasan dan bullying di sekolah terjadi di seluruh dunia dan memengaruhi sebagian besar anak-anak dan remaja. Diperkirakan 246 juta anak dan remaja mengalami kekerasan di sekolah dan bullying dalam beberapa bentuk setiap tahun. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima setidaknya 37.381 laporan perundungan dalam kurun waktu 2011 hingga 2019. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.473 kasus disinyalir terjadi di dunia pendidikan (dari berbagai sumber)

Perundungan jika dibiarkan ini akan membuat efek negatif bagi korban perundungan, Saat ini SMK Negeri 3 Pekanbaru  sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan pencegahan perundungan , merupakan Program Pusat Keunggulan SMK N 3 Pekanbaru . Dengan narasumber Praktisi Bapak Dr. Sigit Nugroho, M.psi. Psikolog. Pada Kamis 9 September 2021 di Aula SMK N 3 Pekanbaru, yang juga di ikuti para Guru.

Program Perundungan ini sangat bermanfaat sekali di terapkan pada SMK Negeri 3 Pekanbaru, dengan materi yg lebih fokus terutama Cyberbullying pada media elektronik, secara berulang-ulang dari waktu ke waktu. saat ini tengah marak kasus cyberbullying, yaitu perlakuan bully yang terjadi melalui media cyber dalam hal ini yaitu media sosial. 

Cyberbullying memiliki dampak yang buruk terhadap korban Cyberbullying kerap menjadi masalah besar baik di tatanan nasional hingga global. Telah banyak kasus yang terjadi, yang paling banyak yaitu dari kalangan remaja, terutama tingkat SMA/SMK.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR